Ilustrasi perbandingan antara logo Stack Overflow yang retak di atas tumpukan bata dengan gedung pencakar langit modern berlogo AI yang bercahaya.

Forum Stack Overflow Sepi, Perusahaannya Malah Makin Kuat di Era AI

Grafik area berwarna oranye yang menunjukkan jumlah pertanyaan dan jawaban di Stack Overflow dari tahun 2008 hingga 2026. Grafik mencapai puncaknya di atas 250K sekitar tahun 2014-2018, kemudian mengalami penurunan tajam setelah pandemi COVID-19 dan peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, turun hingga mendekati nol pada tahun 2026.Ingat saat terjebak di kode error jam 2 pagi? Banyak dari kita langsung membuka Stack Overflow, mencari solusi di antara jutaan pertanyaan dan jawaban. Dulu, situs ini seperti rumah kedua bagi developer. Di situ, kita mengeluh, belajar, dan kadang menemukan jawaban lebih cepat dari rekan satu tim. Tetapi, suasana itu kini berubah. Sejak munculnya ChatGPT dan alat lain seperti GitHub Copilot, Claude, dan Gemini, ruang tanya-jawab Stack Overflow terasa semakin sepi. Bulan lalu, hanya ada 6.866 pertanyaan baru, jumlah yang sama seperti saat mereka baru diluncurkan tahun 2008. Elon Musk bahkan menyebutnya “kematian oleh AI” pertengahan tahun lalu. Yang menarik? Forum mungkin sepi, tapi perusahaannya justru semakin kuat. Sambil kita bertanya pada ChatGPT, Stack Overflow diam-diam mengubah arah. Mereka sadar bahwa data yang terkumpul selama 15 tahun, dari error JavaScript yang sederhana hingga bug arsitektur microservices yang rumit, adalah harta karun di era AI. 

CEO Stack Overflow, Prashanth Chandrasekar, memiliki cerita menarik. “Saat melihat pertanyaan turun drastis awal 2023,” katanya, “kami sadar yang hilang hanya pertanyaan sederhana. Pertanyaan kompleks tetap datang ke kami karena belum ada tempat lain yang bisa menjawab.” 

Inilah peluangnya: AI hanya sebaik data yang dilatihnya. Data yang sudah dikurasi dan diverifikasi oleh komunitas selama bertahun-tahun menjadi sangat berharga. Perusahaan-perusahaan AI besar butuh data coding berkualitas untuk melatih model mereka. 

Jadi, apa yang dilakukan Stack Overflow?

  1. Beralih ke solusi perusahaan: Mereka meluncurkan “Stack Overflow for Teams”, yang kini digunakan oleh 25.000 perusahaan di seluruh dunia. Bayangkan punya versi internal ChatGPT yang sudah diisi dengan basis pengetahuan perusahaan sendiri.
  2. Menjual data ke perusahaan AI: Mirip dengan yang dilakukan Reddit, Stack Overflow mulai melisensikan datanya. Data pertanyaan dan jawaban yang dulu gratis kini menjadi komoditas bernilai tinggi.

Hasilnya? Pendapatan mereka hampir dua kali lipat menjadi $115 juta, meskipun trafik forum turun. Mereka berhasil mengubah ancaman menjadi peluang. Ada ironi di sini: AI yang “mematikan” forum Stack Overflow justru menyelamatkan perusahaannya. Developer mungkin bertanya lebih sedikit di situsnya, tetapi perusahaan-perusahaan, termasuk pembuat AI itu sendiri, bersedia membayar mahal untuk akses ke data yang terkumpul. Stack Overflow menunjukkan bahwa di era disruptif, yang penting bukan sekadar bertahan, tetapi beradaptasi. Mereka tidak berusaha mempertahankan forum yang sepi, tetapi memanfaatkan warisan komunitasnya untuk membangun bisnis baru. 

Mungkin suatu hari nanti, saat kita bertanya pada ChatGPT tentang error kode, di balik jawabannya ada sedikit “jiwa” dari Stack Overflow. Itu berasal dari jutaan developer yang dulu saling membantu di forum tersebut, tanpa sadar membangun fondasi untuk masa depan yang sama sekali berbeda.

author avatar
PIK pratama

Leave A Comment